7 Makanan Yang Sebaiknya Tidak Diberikan Pada Bayi


Makanan bagi orang dewasa, Ibu hamil ataupun bayi itu adalah sumber asupan yang paling penting. Karena makanan bukan hanya sebagai sumber energi atau yang membuat perut terasa kenyang, tapi makanan juga sangat penting untuk menjaga dan menunjang pertumbuhan tubuh.
Nah, ini penting bagi Bunda yang baru punya anak. Bunda tentu tahu kalau bayi membutuhkan semua asupan terbaik untuknya agar masa-masa tumbuh kembangnya yang sangat penting dapat berjalan dengan optimal. Bunda pun tentu mau kan agar si dede bayinya timbuh maksimal? Karena itu sebaiknya Bunda tidak sembarangan memberikan makanan untuk si kecil. Karena makanannya akan berpengaruh langsung terhadap tumbuh kembangnya.

Perlu Bunda tahu, untuk bayi yang umurnya masih dibawah 1 tahun, bayi di fase ini belum memiliki sistem pencernaan yang sempurna. Hal ini tentu bakal memicu gangguan pada pencernaan jika Bunda memberikan makanan secara asal-asalan. Bahkan faktanya bayi yang usianya masih dibawah 1 tahun itu gampang mengalami keracunan, rentan alergi bahkan hal-hal buruk lainnya. Jadi sekali lagi ya Bun saya ingatkan jangan sembarangan memberi asupan makanan untuk si kecil.

Bunda mungkin pernah berpikir untuk mulai memperkenalkan makanan sejak dini. Memang sih Bun ada baiknya untuk Bunda memperkenalkan makanan, tapi hal yang harus Bunda sadari kalau untuk memperkenalkan makanan pada si kecil itu semua ada waktunya. Jika usianya belum memasuki 6 bulan maka si kecil belum bisa mendapatkan makanan yang lebih padat selain ASI. Jadi waktu untuk memperkenalkan makanan untuk si kecil baru bisa dimulai saat usianya 6 bulan. Tapi itupun gak bisa langsung makanan yang keras Bun biar pencernaannya gak kaget dan ujung-ujungnya memicu masalah, perkenalan makanan harus dimulai dengan makanan yang kepadatannya hampir sama seperti ASI.

Biasanya sih, kebanyakan Ibu itu mulai berpikir untuk ngasih makanan sebelum usianya 6 bulan. Umumnya makanan yang dipilih pun adalah pisang yang dihaluskan. Meski tujuannya baik tapi jenis makanan seperti ini belum dapat diterima oleh pencernaannya. Jadi sebaiknya kalau Bunda memang melakukannya hentikan mulai sekarang ya Bun.

Nah, selain pisang ada beberapa jenis makanan lainnya yang sebaiknya Bunda tahu, yang mana makanan ini termasuk makanan yang sebaiknya dihindarkan dari bayi. Apa saja? Berikut 7 makanan yang sebaiknya tidak diberikan pada bayi.

1. Makanan yang Mengandung Garam
Makanan tanpa garam itu memang rasanya sangat hambar dan tidak ada gurihnya. Tapi hal yang perlu Bunda tahu penggunaan garam pada menu makanan si kecil yang masih bayi sebaiknya dihindari. Begitu pula dengan makanan yang pada dasarnya sudah mengandung garam.

Bayi belum membutuhkannya sekarang ini, apalagi nyatanya garam bagi bayi itu bisa mengganggu kesehatan ginjalnya. Jadi sebaiknya hindarkan makanan yang mengandung garam atau penggunaan garap pada menu makanan si kecil.

2. Makanan yang Mengandung Gula
Sama seperti garam, gula juga sebaiknya dihindarkan dari si kecil. Bayi di usianya sekarang ini belum membutuhkan tambahan gula. Karena pada dasarnya kandungan gula yang dibutuhkan si kecil sudah terkandung di dalam ASI atau susu formula yang Bunda berikan. Kelebihan gula tidak hanya dapat merusak giginya tapi juga bisa memicu diabetes pada si kecil. Bunda gak mau kan si kecil kena diabetes?

3. Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh
Lemak memang dibutuhkan tubuh termasuk tubuh bayi, tapi bukan yang jenisnya lemak jenuh. Makanan yang mengandung lemak jenuh seperti kue, keripik kentang atau biskuit tertentu sebaiknya tidak diberikan pada si kecil. Lemak jenuh justru bisa mengganggu kesehatan si kecil Bunda.

4. Madu
Nah, ini nih yang paling sering kejadian. Karena sejak dulu kita kenal madu itu baik maka biasanya ada Ibu yang ingin memberikan madu pada bayinya. Untuk Bunda tahu madu itu mengandung bakteri yang dapat memicu botulisme alias keracunan makanan. Bagi bayi keracunan makanan adalah gangguan yang serius. Jadi penting agar Bunda tidak memberikan madu pada si kecil. Kalau pun memang Bunda sudah melakukannya, usahakan agar Bunda tidak memberikannya lagi.

5. Makanan yang Dimasak Setengah Matang
Makanan terbaik untuk bayi adalah makanan sehat tanpa garam, tanpa gula, tanpa lemak jenuh dan dimasak sampai benar-benar matang. Makanan yang tidak matang ataupun makanan yang dimasak setengah matang penting agar tidak diberikan pada bayi. Karena makanan setengah matang memiliki kandungan bakteri yang juga bisa menyebabkan keracunan pada bayi.

6. Susu dari Sapi, Kambing atau Susu Kedelai
Seperti yang sudah saya sebutkan di awal, bayi dibawah usia 1 tahun itu rentan keracunan makanan dan rentan alergi. Untuk itu jika Bunda punya bayi dan umurnya belum berusia 1 tahun maka sebaiknya Bunda menghindarkan si kecil dari susu sapi, susu kambing atau susu kedelai. Selain karena rentan alergi, di usia si kecil sekarang ini pencernaannya memang belum dapat mencerna semua kandungan yang ada di dalam susu tersebut. Dari pada merusak ginjal dan merusak sistem pencernaannya maka sebaiknya Bunda tidak memberikannya.

7. Jenis Ikan Tertentu
Ikan memang baik untuk tumbuh kembang si kecil, Cuma tidak semua jenis ikan bisa Bunda berikan pada si kecil. Ikan yang mengandung merkuri tinggi seperti ikan todak, ikan marlin, ikan hiu, ikan makarel atau ikan tuna yang berukuran besar sebaiknya tidak Bunda berikan.

Nah, Bunda itulah 7 makanan yang sebaiknya dihindarkan dari si kecil. Jangan dilupa ya Bun, kalau perlu catat dan simpan baik-baik.

Komentar